7 Makanan Pahlawan yang Baik untuk Keracunan Makanan

Keracunan makanan (makanan) yang disebabkan oleh bakteri dan virus yang dibawa oleh makanan yang dimakan merupakan masalah kesehatan yang dapat berakibat sangat serius. Kita sering mengalami keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri seperti campylobacter enteritis, E. coli enteritis, salmonella atau staphylococcus aureus ketika kita mengkonsumsi makanan yang tidak cukup matang, makanan yang tidak disimpan dengan benar, dan makanan yang tidak dibersihkan dengan hati-hati.

Keracunan makanan secara bersamaan menyebabkan kondisi seperti diare dan muntah yang menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi, kelelahan, dan sistem kekebalan tubuh runtuh.

Jadi mari kita pelajari tentang nutrisi alami yang akan memulihkan tubuh Anda setelah keracunan makanan. "Apa saja gejala keracunan makanan?", "Apa yang baik untuk keracunan makanan (makanan)?" Mari jawab pertanyaan Anda satu per satu.

Apa saja gejala keracunan makanan?

Jika Anda mengalami gejala berikut ini dengan parah setelah makan, Anda mungkin mengalami keracunan makanan. Dalam hal ini, Anda harus menemui dokter secepatnya dan pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

  • Mual, muntah
  • Sakit perut
  • Diare
  • Pusing, sakit kepala
  • Kelemahan, kelelahan
  • Keram perut
  • Nyeri otot
  • Demam ringan
  • Pada tahap selanjutnya dari keracunan makanan, gejala-gejala ini dapat meningkat dan meningkat jumlahnya. Itulah mengapa Anda harus pergi ke rumah sakit segera setelah Anda mencurigai adanya keracunan makanan.

    Apa yang baik untuk keracunan makanan?

    Anda tidak boleh mencoba mengobati keracunan makanan di rumah, tetapi carilah bantuan profesional. Namun, dengan bantuan makanan ini, Anda dapat memulihkan tubuh yang dehidrasi dan kelelahan setelah keracunan makanan, yang berlanjut dengan gejala seperti diare dan muntah, dan Anda dapat pulih lebih cepat.

    pisang

    Kaya akan potasium, pisang membantu mengurangi gejala seperti mual, muntah dan diare yang terjadi akibat keracunan makanan. Selain itu, karena ini adalah buah bertekstur lembut, buah ini lebih mudah dicerna. Anda juga bisa membantu perut mencernanya dengan lebih mudah dengan memakannya sebagai bubur.

    Yogurt

    Dengan sifat antibakterinya, yogurt juga melawan bakteri penyebab keracunan makanan berkat probiotik yang dikandungnya. Biji fenugreek bagus untuk sakit perut. Oleh karena itu, 1 sendok teh biji fenugreek yang akan Anda tambahkan 1 sendok makan yogurt akan mengurangi sakit perut dan akan baik untuk muntah dan mual.

    Madu

    Nutrisi lain dengan sifat antibakteri, madu juga bisa digunakan untuk melegakan perut setelah keracunan makanan. Anda bisa mengkonsumsi madu sebanyak satu sendok teh 3 kali sehari yang dapat menyembuhkan masalah perut akibat keracunan makanan, atau bisa juga mencampurkannya dengan air jeruk nipis dan meminumnya dengan menambahkan satu sendok teh pada teh herbal.

    Bawang putih

    Bawang putih sangat efektif dalam melawan bakteri penyebab keracunan makanan dengan efek antijamur, antibakteri dan antivirusnya. Untuk ini, Anda bisa memasukkan beberapa siung bawang putih ke dalam segelas teh air dan merebusnya selama 5 menit dan meminumnya. Anda juga bisa mengonsumsi bawang putih mentah jika mau. Jika Anda hanya memiliki masalah tekanan darah, sebaiknya berhati-hati dalam mengonsumsi bawang putih.

    Kemangi

    Mengandung sifat antimikroba yang membantu melawan mikroorganisme di dalam tubuh, kemangi sangat efektif dalam meredakan sakit perut akibat keracunan makanan. Untuk ini, Anda bisa menyeduh kemangi seperti teh dan mengkonsumsinya dengan menambahkan madu.

    lemon

    Dengan sifat antiinflamasi, antivirus dan antibakteri, lemon, seperti yang Anda ketahui, merupakan sumber vitamin C yang lengkap. Karena asam dalam lemon membantu membunuh bakteri penyebab keracunan makanan, Anda bisa menambahkan setengah sendok teh gula ke 1 sendok makan jus lemon dan meminumnya dua atau tiga kali sehari.

    Jahe

    Jahe yang sering digunakan dalam pengobatan masalah pencernaan juga dapat digunakan untuk meredakan sakit perut / perut, muntah, mual dan diare yang terjadi setelah keracunan makanan. Apalagi setelah makan siang dan makan malam, minum segelas teh jahe akan meredakan keluhan tersebut.

    Terlepas dari semua ini, Anda harus lupa minum banyak cairan. Setelah diare dan muntah, Anda harus minum banyak air untuk mengembalikan air yang hilang oleh tubuh Anda. Selain itu, sup dan teh herbal dalam kaldu ayam akan membantu Anda menenangkan diri dengan cepat.

    Semoga cepat sembuh!

    Tulisan Terbaru