10 Cara Meredakan Nyeri Gas Pada Bayi

Teman kecil kita mungkin memiliki banyak masalah kesehatan yang tidak menyenangkan seperti halnya orang dewasa. Salah satunya adalah sakit perut. Nyeri gas pada bayi biasanya terlihat antara usia 2 minggu dan 3 bulan. Meskipun tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan nyeri gas ini, yang disebut "kolik", tidak ada penyebab tunggal dari nyeri ini.

Apa penyebab nyeri gas pada bayi?

Selain faktor kegelisahan, psikologi bayi, lingkungan sosial, udara yang tertelan bayi atau ketidakmampuan mencerna apa yang dia makan juga dapat menyebabkan rasa nyeri tersebut. Nyeri ini biasanya bukan gejala penyakit lain. Kita dapat memahami bahwa bayi mengalami sakit perut dengan memperhatikan waktu menangisnya. Jika bayi berusia 15 hari menangis lebih dari 1,5-2 jam dan bayi berusia 3 bulan lebih dari 3 jam, ini mungkin menandakan bayi mengalami sakit perut. Ada banyak metode untuk mencegah dan meredakan nyeri yang muncul melalui sendawa, kram, dan tangisan.

Bagaimana sakit gas pada bayi pergi?

Ada banyak cara untuk bersantai dan membebaskan teman-teman kecil kita dari rasa sakit ini. Karena ada metode alami untuk meredakan nyeri ini, beberapa obat dan teh herbal juga digunakan untuk meredakan nyeri ini. Anda dapat meredakan sakit perut pada bayi dengan menggunakan 10 metode berbeda.

• Menjaga bayi dalam posisi vertikal di bahu Anda, Anda bisa menjatuhkannya ke belakang dan membuatnya bersendawa.

• Untuk memperlancar pencernaan setelah makan, Anda bisa meletakkannya telungkup selama 5-10 menit lalu tepuk di bagian belakang untuk mengeluarkan gas.

• Gerakan sepeda. Anda dapat memegang kaki bayi dengan tangan Anda dan memutarnya seperti Anda sedang memutar pedal sepeda.

• Setelah menghangatkan telapak tangan, Anda bisa memijatnya dengan meletakkannya di perut bayi dan memutarnya dengan lembut searah jarum jam.

• Anda bisa memijat kaki dan perut bayi dengan "minyak apel pahit" yang diambil dari ahli herbal. Ini harus diterapkan sekali sehari dan sebagai setetes. Bermanfaat untuk berkonsultasi dengan dokter saat melamar.

• Teh adas. Satu sendok teh teh adas dapat membantu meredakan sakit perut bayi Anda. Ibu yang tidak ingin bayinya minum teh ini bisa minum tehnya sendiri. Meskipun belum terbukti bahwa apa yang dimakan dan diminum dalam ASI dicampur, ada baiknya mencoba metode ini.

• Jika teh chamomile dikonsumsi, sakit perut yang terjadi selama dan setelah menyusui dapat diredakan.

• Bayi bisa digendong dan digosok telentang untuk membuat bayi kembung.

• Setelah menghangatkan perut bayi dengan handuk hangat, sakit perut bisa diredakan dengan memijat perut.

• Teh herbal yang mengandung adas manis dan adas juga membantu meredakan nyeri.

Makanan apa yang harus dihindari bayi dan ibu menyusui?

Ada beberapa makanan yang harus dihindari bayi dan ibu menyusui untuk mencegah sakit perut pada bayi. Makanan seperti buncis, buncis, ceri, kacang merah atau seledri merupakan zat penghasil gas. Poin penting di sini adalah bahwa ibu mengenal tubuhnya sendiri dengan baik dan mengamati dengan baik apa yang menyebabkan gas dan apa yang tidak. Misalnya, beberapa orang terkena gas ceri sementara yang lain tidak. Selain itu, berhenti merokok sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, sakit perut pada bayi bisa dicegah. Namun, jika masalah ini terus berlanjut, ada baiknya berkonsultasi ke dokter.

Tulisan Terbaru