7 Hal yang Baik untuk Muntah pada Bayi

Seperti halnya manusia dewasa, bayi mungkin memiliki beberapa masalah kesehatan atau berbagai penyakit. Salah satunya adalah muntah yang cukup mengganggu pada bayi. Mungkin ada satu atau lebih alasan bayi muntah, serta masalah muntah dapat terjadi pada kelompok usia yang berbeda karena alasan yang berbeda. Dalam konten ini, kami akan mencoba membantu para ibu yang menderita muntah bayi, dan kami akan menjawab pertanyaan seperti mengapa bayi muntah dan apa yang baik untuk bayi muntah.

Mengapa bayi muntah?

Mungkin ada lebih dari satu penyebab bayi muntah, dan muntah ini bisa berbeda-beda tergantung usia. Misalnya, muntah pascapartum cukup normal. Jika bayi di bawah enam bulan sering muntah, penyebab muntah ini mungkin karena refluks atau malnutrisi. Sangat penting untuk menyusui selama enam bulan pertama setelah bayi lahir. Jika makanan lain akan diberikan kepada bayi, makanan tersebut harus diberikan kepada bayi secara terkontrol agar tidak muntah.

Antara usia enam dan dua belas bulan, muntah biasanya diamati karena beralih ke makanan tambahan. Ketidaknyamanan seperti muntah dapat dilihat pada proses adaptasi tubuh terhadap makanan baru. Keengganan atau penolakan bayi untuk makan juga bisa menyebabkan masalah muntah. Masalah muntah jarang terlihat pada bayi yang berusia lebih dari satu tahun. Muntah setelah usia satu tahun mungkin juga terkait dengan pemberian makan: Saat makan berlebihan atau memberi makan bayi dengan makanan berlemak dapat menyebabkan muntah; Penyakit seperti infeksi atau refluks juga bisa menyebabkan masalah ini.

Apa yang baik untuk muntah pada bayi?

Bayi yang mengalami gangguan muntah harus diawasi dengan baik. Harus diputuskan apakah makanan yang diberikan sesuai untuk bayi atau apakah bayi ingin makan, dan bayi harus diperlakukan sebagaimana mestinya. Itu juga terjadi bahwa muntah pada bayi dilihat secara psikologis. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mempengaruhi psikologi bayi dan harus dipastikan ia merasa aman.

Apalagi masalah gizi merupakan salah satu hal terpenting dalam mengatasi dan mencegah masalah muntah. Bayi flu juga bisa menyebabkan muntah. Oleh karena itu, bayi harus tetap hangat dan masalah flu yang menyebabkan muntah harus dicegah. Kami telah mengumpulkan 7 item untuk Anda yang baik untuk muntah pada bayi dan akan membantu meringankan bayi.

  • Bayi yang disusui atau beralih ke makanan tambahan harus berhati-hati dengan pergerakannya selama makan. Jika bayi menolak makan, sebaiknya jangan dipaksa.
  • Perlu diingat bahwa bayi mungkin terkena flu atau pilek, dan perhatian harus diberikan saat menyusui bayi.
  • Terlalu banyak makanan tidak boleh diberikan kepada bayi sekaligus.
  • Menyusui bayi dengan interval yang sering akan mengurangi muntah bayi.
  • Terlalu banyak gerakan bayi setelah makan menyebabkan mual. Makan bayi harus berbaring atau duduk dengan tenang.
  • Bayi menelan udara saat menyusu, yang menyebabkan masalah perut. Setelah bayi disusui, gas harus dikeluarkan.
  • Jika lubang botol tidak cukup besar, bayi mungkin mengalami masalah muntah.
  • Jika solusi tersebut tidak dapat mencegah masalah muntah dan bayi terus muntah, konsultasikan dengan dokter.
  • Tulisan Terbaru