Penyebab Kembung Selama Kehamilan, Bagaimana Kelanjutannya?

Ada berbagai alasan masalah kembung selama kehamilan, yang merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi banyak calon ibu. Penyebab-penyebab ini, yang berbeda-beda pada setiap orang, dapat terjadi karena perubahan hormonal dan fisiologis yang dialami oleh calon ibu. Selama kehamilan, pembengkakan biasanya bukan pertanda masalah kesehatan yang serius.

Apa penyebab kembung saat hamil?

Ciuman. Dr. Menurut Pınar Tokatlıoğlu, penyebab utama kembung adalah tekanan mekanis rahim, yang tumbuh lebih dari biasanya, di usus. Dengan efek pertumbuhan rahim, usus tergeser, menyempit dan terjepit. Hal ini menyebabkan ibu mengalami masalah pencernaan dan sakit perut. Efek dari perubahan fisiologis ini adalah pembengkakan. Hormon progeston, yang mulai meningkat selama kehamilan, mulai memengaruhi aktivitas usus sejak minggu kedua belas kehamilan. Perubahan hormonal menyebabkan sembelit, kembung dan masalah gas pada ibu hamil.

Pada tiga bulan pertama kehamilan terjadi peningkatan nilai pH cairan lambung. Artinya keasaman sari lambung menurun. Salah satu alasan utama ibu hamil menderita mual dan masalah pencernaan dapat ditunjukkan dengan perubahan pH. Masalah kembung selama kehamilan juga bisa terjadi karena alasan ini.

Kembung dapat meningkat karena pola makan yang tidak teratur, konsumsi garam yang berlebihan, makan dengan junk food dan konsumsi air yang lebih sedikit. Alasan lain yang ditentukan oleh para ahli adalah tidak mendapatkan cukup protein di siang hari. Selain semua itu, cuaca yang panas, begadang hingga berjam-jam, dan melakukan pekerjaan berat juga bisa menjadi pertimbangan yang bisa menyebabkan pembengkakan pada tubuh ibu.

Tindakan pencegahan untuk kembung selama kehamilan

Sayangnya, sulit menemukan solusi lengkap untuk pembengkakan akibat perubahan fisiologis dan hormonal yang dialami tubuh akibat kehamilan. Namun, dimungkinkan untuk meminimalkannya. Sebelum masalah kembung terjadi, sebaiknya perhatikan nutrisi rutin sejak awal kehamilan dan ikuti anjuran dokter.

Mengubah keseimbangan pH perut selama kehamilan mungkin mengharuskan Anda membuat diet berbeda. Anda dapat mencegah masalah kembung dan gas dengan berkonsultasi dengan dokter Anda dan mengonsumsi makanan dan minuman asam yang sehat selama periode ketika asam lambung rendah.

Kembung yang mungkin terjadi bisa dicegah dengan minum air putih yang cukup di siang hari. Selain itu, Anda harus mendapatkan cukup protein dan berhati-hati dalam menggunakan probiotik untuk aktivitas usus.

Makanan seperti gula rafinasi dan sirup glukosa meningkatkan kembung dan sangat tidak sehat. Untuk itulah, Anda bisa berusaha memenuhi kebutuhan gula Anda dengan buah-buahan segar dan kering.

Cara mengobati kembung saat hamil

Jika terjadi aktivitas usus yang melambat, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter dan memanfaatkan tablet film yang dijual di apotek untuk calon ibu. Ciuman. Dr. Anjuran lain yang direkomendasikan oleh Zeki Salar adalah banyak jalan kaki dan perbanyak konsumsi makanan probiotik.

Berlawanan dengan kepercayaan populer, konsumsi air tidak meningkatkan pembengkakan, tetapi sebaliknya, menguranginya. Jus makanan yang dikonsumsi ibu hamil digunakan untuk perkembangan janin. Ini menyebabkan kemalasan usus dan sembelit. Untuk alasan ini, Anda pasti harus mengonsumsi 8-10 gelas air setiap hari yang direkomendasikan oleh para ahli. Selain itu, sebaiknya jauhi minuman berkarbonasi dan gorengan.

Makanan berserat membantu mengatur aktivitas usus. Meningkatkan asupan serat akan mengurangi kembung dan memperlancar pencernaan. Selain itu, Anda harus berhati-hati untuk makan secara teratur, sering dan lebih sedikit, dan menjaga konsumsi gula Anda terkendali.

Tulisan Terbaru