Bagaimana Cara Menumbuhkan Bunga Bambu? Bagaimana Cara Merawat di Rumah?

Bunga bambu, yang tetap hijau sepanjang tahun dan merupakan salah satu spesies yang populer dengan penampilannya yang anggun, merupakan salah satu tanaman ruang keluarga yang paling disukai karena mudah tumbuh dan tidak memerlukan banyak perawatan. Diyakini membawa keberuntungan dan kelimpahan dalam budaya Timur, bunga bambu juga merupakan simbol persahabatan dan kejujuran.

Apa itu bambu?

Bunga bambu, yang secara ilmiah dinamai "Dracaena Sanderiana", adalah tanaman dari keluarga lili asli Afrika Tengah. Ini sangat populer sebagai tanaman hias di India dan negara-negara Timur Jauh.

Tanaman bambu yang tingginya bisa mencapai satu meter ini memiliki daun berwarna hijau mencapai ke atas yang bisa tumbuh hingga 20 cm. Bunga bambu yang bagian akarnya lebih berdaging dan lebih ringan biasanya ditanam dengan sedikit air. Meski bisa tumbuh di pot tanah, penampilannya mulai berubah setelah beberapa saat. Ia kehilangan struktur lengkung dan bentuk daunnya.

Bagaimana cara menanam pohon bambu / bunga di rumah?

  • Pohon bambu bisa ditanam dengan cara potong atau menggunakan bibit bambu.
  • Pucuk tanaman bambu lain digunakan untuk tumbuh dengan stek.
  • Tunas yang muncul dari cabang utama dipotong dengan hati-hati dan bagian tubuh yang dipotong ditutup dengan menjatuhkan lilin yang meleleh untuk mencegah udara dan kerusakan.
  • Daun bagian bawah dari baja yang diambil dibersihkan.
  • Tambahkan air 3-5 cm ke dalam gelas atau toples, dan batang bambu disimpan dengan cara ini dengan menambahkan air sambil mengecil sampai berakar.
  • Untuk menumbuhkan tanaman bambu yang telah berakar di dalam air, dapat digunakan vas tinggi tipis tempat kerikil atau manik-manik kaca berwarna. Jumlah air harus sekitar 10 cm.
  • Untuk menumbuhkan akar bunga bambu di tanah, tanah gambut, kebun dan pasir bisa dicampur dengan proporsi yang sama. Beberapa kulit kayu dapat ditambahkan agar tanah dapat bernafas.
  • Pot yang sempit dan panjang dengan lubang drainase dapat menjadi pilihan untuk menanam bunga bambu.
  • Setelah alas disiapkan dengan lahar atau kerikil, pot diisi setengahnya dengan tanah dan dibasahi dengan air.
  • Tanaman bambu ditanam dalam pot. Lingkungannya dipenuhi dengan tanah dan sedikit ditekan untuk mengendap.
  • Setelah prosedur ini, bunga bambu siap membawa energi segar ke ruangan Anda di lingkungan yang cerah dan hangat.
  • Bagaimana cara menanam bibit bambu?

    Satu sendok makan garam dicampur dan dilarutkan dalam segelas air. Biji bambu direndam dalam air asin selama 15 menit. Setelah waktunya habis, benih disimpan di air bersih yang disiapkan di wadah lain selama 24 jam. Gambut, tanah kebun, campuran kulit kayu atau tanah perkecambahan dapat digunakan untuk penanaman benih. Pot perkecambahan kecil atau gelas plastik berlubang dapat digunakan untuk menabur. Setelah membuat beberapa lubang di dasar gelas dan menyiapkan alas dari lahar atau batu kerikil, isilah dengan tanah hingga tersisa 2-3 cm di atasnya. Bibit bambu ditanam dengan cara dipencet secukupnya agar dapat menempel di tanah. Tambahkan tanah secukupnya untuk menutupi benih dan siram sedikit. Itu disimpan di lingkungan yang hangat dan cerah untuk berkecambah tanpa membiarkan tanah tetap terlalu kering.

    Bagaimana bunga bambu diperbanyak?

    Karena bunga bambu memberikan hasil yang sehat, perbanyakan dengan metode baja. Tanaman bambu baru dapat diperoleh dalam waktu singkat karena proses ekstraksi baja dapat dilakukan di semua musim. Potong pucuk yang tumbuh dari batang utama bunga bambu dan ambil bajanya.

    Daun bagian bawah dari baja yang dipotong dipotong dan bagian batang disiapkan untuk perakaran. Stek yang disimpan di air dapat ditanam di tanah setelah di-root atau dilanjutkan ditanam di vas.

    Bagaimana cara merawat bambu?

  • Bunga bambu lebih indah di tempat yang terang atau semi teduh dan hangat.
  • Jika ditanam di air, perlu menambahkan 10 sentimeter air dan memperbarui airnya seminggu sekali.
  • Menggunakan beberapa tetes nutrisi tanaman akan memastikan bahwa bunga bambu terus berkembang dengan sehat.
  • Jika bunga bambu ditanam di dalam tanah, maka penting untuk disiram agar lembab setiap saat. Air yang akan digunakan sebaiknya air minum bebas klorin atau air istirahat dan pada suhu kamar.
  • Tulisan Terbaru